Rabu, 21 Januari 2026

Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 5 Pertanyaan Terkait Upaya Damai dengan Inara Rusli


 Pertanyaan yang diajukan kepada Insanul Fahmi adalah seputar kronologi dan upaya damai yang telah ditempuh.
Jakarta - Insanul Fahmi memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (21/1/2025). Didampingi kuasa hukumnya, kedatangan Insanul Fahmi kali ini guna memberikan keterangan terkait pencabutan laporan dugaan penipuan yang dilayangkan Inara Rusli.

BERITA,NESIA       

Total sebanyak 5 pertanyaan yang diajukan penyidik dalam agenda pemeriksaan ini. Pengacara Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto mengatakan bahwa pertanyaan yang diajukan seputar kronologi dan upaya damai yang telah ditempuh.

"Jadi ada lima pertanyaan tadi, 5 pertanyaan sudah dijawab oleh Insanul. Dan alhamdulillah tadi dari lima pertanyaan itu mengerucut kepada proses perdamaiannya," jelas Tommy di Polda Metro Jaya.

Insanul Fahmi tampak irit bicara usai menjalani pemeriksaan. Menurut Tommy, kliennya justru lebih berhati-hati dalam menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan. Kekhawatiran akan salah tafsir membuat Insanul memilih untuk menahan diri.
"Karena Insanul dari tadi takut dia mau bicara, karena ini kan dia lagi berdamai dengan dirinya sendiri untuk bisa bagaimana nanti melakukan satu upaya-upaya," ungkap Tommy.
Soal Risiko Terburuk
Ketegangan semakin terasa ketika pembahasan menyentuh kemungkinan terburuk jika proses mediasi ini menemui jalan buntu atau gagal total. Sebagai terlapor, bayang-bayang status tersangka tentu menghantui Insanul jika Mawa bersikeras melanjutkan proses hukum hingga ke pengadilan.

Namun, Insanul justru menunjukkan sikap pasrah dan berserah diri pada nasib. Ketika ditanya kesiapannya menghadapi risiko terburuk dari proses hukum ini, ia hanya memohon doa yang terbaik.

"Kita doakan aja yang terbaik, doakan aja yang terbaik," ujar Insanul.
Ikuti Proses Penyidikan
Tommy melanjutkan bahwa sebagai warga negara yang taat hukum, proses itu tetap harus dihadapi kliennya. Terlebih jika perdamaian tidak tercapai, kata Tommy, proses penyidikan akan terus bergulir sesuai prosedur yang berlaku.

"Ya kalau namanya mediasi tidak terwujud, proses hukum masih berlanjut, tentunya tetap harus dihadapi ya," pungkas Tommy.
Insanul Fahmi Minta Doa
Sementara itu sebelum menjalani pemeriksaan, Insanul yang datang mengenakan busana kasual tampak tenang. Ia tidak banyak memberikan komentar dan hanya memohon doa agar hubungan baik bisa terjalin kembali.

“Doakan saja, bisa bareng-bareng lagi,” ujar Insanul Fahmi sembari terus berjalan memasuki gedung.
Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 5 Pertanyaan Terkait Upaya Damai dengan Inara Rusli

Insanul Fahmi memenuhi panggilan pihak kepolisian terkait laporannya yang berhubungan dengan konflik antara Inara Rusli dan mantan suaminya, Virgoun. Kehadirannya di kantor polisi menarik perhatian publik, mengingat perannya yang cukup menonjol dalam memberikan pernyataan dan pendampingan kepada Inara Rusli selama proses hukum yang berjalan.

Penuhi Panggilan Penyidik

Insanul Fahmi terlihat mendatangi kantor polisi dengan sikap kooperatif. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk ketaatan sebagai warga negara yang baik dan sebagai pihak yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

“Saya hadir memenuhi panggilan dan siap memberikan keterangan yang dibutuhkan,” ujar Insanul Fahmi kepada awak media.

Dicecar Lima Pertanyaan

Dalam pemeriksaan tersebut, Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan sekitar lima pertanyaan utama dari penyidik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebagian besar berkaitan dengan upaya perdamaian antara Inara Rusli dan pihak terkait sebelum konflik berkembang ke ranah hukum.
Menurutnya, penyidik ingin mengetahui sejauh mana komunikasi dan niat baik untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan telah dilakukan.

“Pertanyaannya seputar apakah pernah ada upaya damai, bagaimana proses komunikasinya, dan apa saja langkah-langkah yang ditempuh saat itu,” jelasnya.

Soal Upaya Damai

Insanul Fahmi menegaskan bahwa upaya damai sebenarnya sempat diupayakan. Namun, menurutnya, kondisi dan situasi yang berkembang membuat proses tersebut tidak berjalan sebagaimana diharapkan.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil selama ini bertujuan untuk melindungi hak-hak pihak yang didampinginya, tanpa bermaksud memperkeruh suasana.
“Upaya damai itu selalu menjadi opsi pertama, tapi tentu ada banyak pertimbangan dan dinamika yang tidak bisa disederhanakan,” tambahnya.

Bersikap Kooperatif

Dalam kesempatan yang sama, Insanul Fahmi menegaskan dirinya akan terus bersikap kooperatif jika kembali dibutuhkan oleh penyidik. Ia menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan memilih untuk menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada pihak berwenang.

“Saya percaya proses hukum akan berjalan objektif dan profesional,” katanya.

Harapan ke Depan

Meski tengah menghadapi proses pemeriksaan, Insanul Fahmi berharap konflik yang melibatkan Inara Rusli dapat menemukan titik terang. Ia juga mengimbau publik untuk tidak berspekulasi berlebihan dan memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk bekerja.
Biarkan semua berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar