Kamis, 27 November 2025

Kubu Tasya Farasya Respons Banding Ahmad Assegaf: “Ngapain sih, memang mau bagaimana lagi?”

 

Kubu Tasya Farasya Respons Banding Ahmad Assegaf:

“Ngapain sih, memang mau bagaimana lagi?”

BERITA,NESIA        

Jakarta, 27 November 2025 — Proses perceraian antara selebgram Tasya Farasya dan suaminya, Ahmad Assegaf, kembali memanas setelah Ahmad mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Agama yang sebelumnya diputus pada 12 November 2025. Pengajuan banding itu membuat vonis yang semestinya inkrah (berkekuatan hukum tetap) tertunda.

Reaksi Kubu Tasya: Kejutan dan Keheranan

Tim hukum Tasya mengaku terkejut menerima pemberitahuan bahwa Ahmad mengajukan banding di menit-menit terakhir sebelum vonis inkrah. Kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, menyatakan pihaknya baru menerima notifikasi resmi dari Pengadilan Agama yang memberitahukan upaya hukum tersebut.

Mohammad Fattah Riphat — salah satu pengacara Tasya — mengungkapkan keheranannya atas langkah Ahmad yang diajukan mendadak. Ia menirukan nada yang banyak beredar di media:

“Ngapain sih? Memang mau bagaimana lagi? Iya nggak mau cerai? Mau rujuk? Atau seperti apa gitu kan.”

 Komentar ini menunjukkan frustrasi tim Tasya: mereka sudah siap menutup bab hukum di tingkat pertama, namun banding membuat proses kembali berjalan dan memunculkan spekulasi soal niat Ahmad.

Apa Dampak Banding Itu? (Proses Hukum Singkat)

Secara prosedural, pengajuan banding menunda status inkrah dan memindahkan perkara ke tingkat pengadilan yang lebih tinggi (Pengadilan Tinggi Agama) untuk ditelaah ulang. Sementara menunggu putusan banding, status perceraian belum final dan masih dapat berubah sesuai hasil pemeriksaan memori banding dan kontra memori banding. Tim Tasya menyatakan siap menjawab memori banding tersebut dengan kontra memori banding.

Sikap dan Strategi Hukum Kubu Tasya

Pihak Tasya menyatakan kepercayaan diri karena yakin bukti dan argumen yang diajukan di tingkat pertama sudah kuat — bahkan majelis hakim pada dasarnya sependapat dengan apa yang diajukan kubu Tasya. Oleh karena itu, tim hukum Tasya siap menghadapi proses banding dan akan menjawab dengan kontra memori banding jika diperlukan.

Tanggapan Publik & Spekulasi

Pengajuan banding di menit akhir memicu beragam spekulasi publik: sebagian menilai Ahmad masih berharap rujuk, sebagian lain melihatnya sebagai upaya menunda keputusan. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Ahmad yang menjelaskan alasan strategis atau emosional di balik bandingnya.

 Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?

Pengadilan Tinggi Agama akan memeriksa memori banding Ahmad dan bukti yang diajukan; Tasya akan mengajukan kontra memori banding.

Jika banding ditolak, putusan tingkat pertama akan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Jika banding dikabulkan, perkara bisa dikembalikan untuk diperiksa ulang atau putusan diubah sesuai pertimbangan hakim tingkat banding.

Kesimpulan

Langkah Ahmad Assegaf mengajukan banding membuat perceraian yang semula nyaris final kembali terbuka. Reaksi keras dari kubu Tasya — yang terekam lewat pernyataan pengacaranya — menegaskan bahwa pihaknya terkejut dan siap menghadapi langkah hukum tersebut: “Ngapain sih? Memang mau bagaimana lagi?” adalah cerminan keheranan publik dan tim hukum Tasya atas manuver itu. Perkara kini berlanjut ke tingkat banding dan akan menentukan apakah perceraian itu benar-benar final atau belum.
























































































































































Tidak ada komentar:

Posting Komentar