BERITA,NESIA
Jakarta - Pedangdut Novi Rizki baru-baru ini memutuskan terjun langsung ke lapangan guna memberi bantuan kepada para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatra. Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial sang artis terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah di pengujung tahun 2025.
Namun, siapa sangka aksi Novi Rizki tersebut justru menuai kontroversi di jagat maya karena pilihan busana yang ia kenakan. Novi Rizki dicibir sebagian netizen karena dianggap tidak sopan mengenakan pakaian ketat saat di kawasan terdampak bencana.
Mengetahui namanya mendadak jadi buah bibir dan sasaran kritik pedas, perempuan yang populer lewat lagu "Gelay" ini memberi tanggapan. Novi Rizki terkejut saat pertama kali mengetahui reaksi publik.
“
Ya enggak tahu nih, aku saja kaget sama responsnya. Banyak juga sih yang komen positif, tapi banyak juga yang komen gara-gara pakaian,” ujar Novi Rizki saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).
Novi Rizki heran karena menurutnya busana yang ia pakai saat itu masih dalam batas kewajaran untuk aktivitas luar ruangan di daerah panas. Sang pedangdut pun mencoba memberikan penjelasan mengenai detail pakaian yang ia gunakan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih jauh.
“Aku sebenarnya pakai baju biasa saja, tapi mungkin karena aku lagi semok badannya jadi lebih keliatan ketat. So far aku pakai baju lengan panjang sama celana jin,” tuturnya.
Di Sumatra
Selain model pakaian, pemilihan bahan busana juga menjadi poin yang diklarifikasi pemilik akun Instagram @novirizkiyanti. Novi Rizki menjelaskan, kondisi suhu di lokasi bencana, khususnya di kawasan pantai Sibolga, Sumatra Utara, yang mendasarinya memakai pakaian yang nyaman selama berinteraksi dengan warga setempat.
“Di Sumatra, di Sibolga, itu kan kawasan panas karena kawasan pantai gitu kan. Aku pakai baju yang bisa meresap panas, jadi bahan dingin tapi enggak tipis kok,” ungkapnya.
Tak Mau Merespons Apa-Apa
Meski diterpa komentar miring, Novi Rizki memilih untuk tetap tegar dan tidak ingin larut dalam emosi. Baginya, ada hal yang jauh lebih penting untuk dipikirkan ketimbang sekadar mengurusi perdebatan mengenai gaya berpakaian di media sosial.
“Aku sih enggak mau respons apa-apa, enggak mau balas apa-apa juga. Karena menurutku fokusnya aku dalam bantuan, bukan soal baju aku,” Novi Rizki menyambung.
Semoga Netizen Lebih Bijak
Novi Rizki berharap hal ini bisa menjadi pelajaran bagi semua orang agar lebih bijaksana dalam bermedia sosial. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali fokus pada upaya pemulihan daerah pascabencana.
“Ya semoga netizen lebih bijak dalam menilai sesuatu. Kita fokuskan saja ke bencananya, bukan malah melenceng jadi ke persoalan baju,” pungkas Novi Rizki.
📰 Novi Rizki Buka Suara Usai Penampilannya di Lokasi Bencana Sumatra Disorot Netizen
Pedangdut Novi Rizki akhir-akhir ini menjadi sorotan publik setelah beredar foto dan unggahan tentang penampilannya saat terjun langsung ke lokasi terdampak bencana alam di beberapa wilayah Sumatra — seperti Aceh dan Sumatera Utara — untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor pada penghujung akhir tahun 2025
Kegiatan kemanusiaan ini awalnya mendapat respons positif dari sebagian netizen karena niat baiknya membantu korban bencana. Namun, tak sedikit pula komentar yang justru mengkritik gaya berpakaian Novi Rizki saat di lokasi, yang dianggap beberapa netizen tidak pantas atau terlalu ketat untuk situasi yang sarat duka kemanusiaan.
👗 Sorotan Netizen Terkait Penampilan
Beberapa unggahan di media sosial menyuarakan komentar negatif, tidak fokus pada aksi bantuan itu sendiri tetapi lebih menyoroti pakaian yang dikenakan Novi saat berada di lokasi bencana. Netizen menilai bahwa busana yang dipakainya kurang sesuai untuk konteks membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Menanggapi hal ini, Novi Rizki mengaku terkejut dengan reaksi publik yang lebih banyak membahas soal pakaian ketimbang niat baiknya turun ke lapangan. Ia mengaku bahwa banyak komentar positif, tetapi juga tidak bisa mengabaikan sejumlah komentar miring tentang penampilannya.
📢 Klarifikasi dari Novi Rizki
Dalam klarifikasinya kepada media, Novi mengatakan bahwa busana yang ia kenakan sebenarnya biasa dan fungsional, bukan sesuatu yang berlebihan. Ia menjelaskan bahwa yang dikenakannya itu adalah baju lengan panjang dan celana jeans, yang menurutnya masih dalam batas kewajaran untuk aktivitas luar ruangan di daerah yang memiliki suhu cukup panas seperti Sibolga, Sumatera Utara (dekat kawasan pantai).
“Aku sebenarnya pakai baju biasa saja, tapi mungkin karena aku lagi semok badannya jadi lebih keliatan ketat. So far aku pakai baju lengan panjang sama celana jeans,” ujar Novi.
a juga menambahkan bahwa jenis pakaian yang dipilihnya adalah bahan yang menyerap panas, supaya ia tetap nyaman ketika berinteraksi dengan warga yang tengah menghadapi kondisi berat pascabanjir dan longsor.
🙌 Fokus pada Aksi Bantuan, Bukan Pakaian
Walaupun mendapat kritik tentang busana, Novi memilih untuk tidak membalas komentar negatif yang menyerangnya secara pribadi. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah kerja kemanusiaan, bukan gaya berpakaian, dan tidak ingin emosinya terjebak pada hal-hal yang menurutnya kurang penting dibandingkan upaya membantu korban bencana
“Aku sih gak mau respons apa-apa, gak mau balas apa-apa juga,” kata Novi, sambil menegaskan bahwa fokusnya adalah bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Lebih jauh lagi, ia berharap netizen bisa lebih bijak dalam menilai sebuah aksi sosial, dan tidak mudah “menyimpang fokus” dari hal yang benar-benar penting, yakni kondisi para korban bencana yang masih berjuang pulih.
📍 Inti Respons & Pesan Novi Rizki
✔️ Novi Rizki turun langsung ke lokasi-lokasi terdampak banjir dan longsor di Sumatra untuk memberikan bantuan kemanusiaan.
✔️ Ia disorot netizen bukan karena bantuan yang dilakukan, tetapi karena gaya berpakaian yang dianggap terlalu ketat untuk situasi bencana.
detikcom
✔️ Novi menjelaskan bahwa busana yang dikenakan adalah pakaian biasa yang sesuai dengan kondisi cuaca panas di lokasi.
Liputan6
✔️ Meski mendapat kritik, ia memilih fokus pada kerja bantuannya dan tidak membalas komentar negatif yang menyerangnya secara pribadi.
detikcom
✔️ Ia berharap masyarakat lebih fokus pada korban bencana dan lebih bijak dalam memberikan komentar di media sosial.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar