Selasa, 09 Desember 2025

Soimah Ungkap Aturan Khusus yang Bikin Tegang, Buntut Tak Ada yang Tersenggol di D'Academy 7 Tadi Malam

 


BERITA,NESIA         

Ada "harga" yang mesti para akademia bayar dari keputusan para dewan juri di D'Academy 7 tadi malam. Soimah mengumumkan aturan khusus untuk penentuan Top 3.

Jakarta - Babak Result D'Academy 7 yang tayang Selasa (9/12/2025) kemarin malam, dipastikan jadi rollercoaster bagi para pemirsa di rumah maupun hadirin di studio. Pasalnya, pengumuman dari Soimah dkk mengenai siapa yang tersenggol di D'Academy 7 tadi malam berlangsung dramatis. 

Seharusnya ada satu akademi di antara Tasya, Arbil, April dan Valen yang dieliminasi alias tersenggol. Namun pada akhirnya, dewan juri memuptuskan tak ada peserta yang harus pulang pada malam kemarin. Namun, ada "harga" yang mesti para akademia bayar dari keputusan ini. 

Yakni babak penentuan Top 3 hanya akan berlangsung satu malam, langsung ke babak Result.

"Jadi, kalian berempat akan kita kasih kesempatan cuma satu malam," kata Soimah. Ia menambahkan, "Jadi tidak dua malam, biasanya Show sama Result, ini kesempatan cuma satu malam di Result untuk menentukan siapa nanti yang akan masuk Top 3."

Alhasil, penentuan Top 3 D'Academy 7 akan berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025 mendatang. 

"Jadi persiapkan diri kalian masing-masing di hari Jumat. Cuma ada satu malam, di malam Result langsung penentuan. Untuk penentuan langsung di Top 3 di tanggal 12. Hanya satu kali kesempatan untuk kalian, jadi berikan kemampuan terbaik yang paling maksimal di hari Jumat tanggal 12 nanti," kata host Rina Nose. 

Pengumuman Virtual Gift Terbanyak

Seperti diberitakan sebelumnya, suasana D'Academy 7 langsung berubah serius dan tegang menjelang akhir acara, saat menentukan siapa akan yang tersenggol.

Dalam tayangan ulang acara yang masih bisa disaksikan di Vidio, host Gilang Dirga mengingatkan kembali soal aturan yang berlaku dalam babak ini. "Game atau permainan untuk Top 4 Result adalah satu penerima virtual gift tertinggi langsung lolos ke babak berikutnya. Sementara tiga lainnya akan ditentukan oleh dewan juri. Dua diloloskan, dan satu harus tersenggol," tutur Gilang Dirga. 

Rina Nose kemudian mengumumkan angka fantastis dalam peraihan virtual gift tertinggi. "Dengan jumlah poin sebanyak 40.150.750," kata Rina Nose, yang kemudian mengungkap nama Tasya dari Tangerang Selatan..

Pengumuman Kejutan dari Soimah

Soimah, salah satu dewan juri, kemudian mengungkap bahwa keputusan awal mereka ternyata berubah seiring pengumuman tentang Virtual Gift. 

"Melihat penampilan mereka berempat, di malam show dan result, memang penampilan yang menurut kita kurang dan ada kesalahan adalah Tasya yang seharusnya pulang. Tetapi Tasya diselamatkan oleh Virtual Gift. Dan kita bertiga, juri, malam ini akan memutuskan siapa yang kami selamatkan," kata mereka. 

Pertama, nama Valen diungkap sebagai akademia yang lolos. Selanjutnya, Soimah memberi kejutan saat hendak mengumumkan siapa di antara Arbil Asahan dan April Cirebon yang lolos ke babak selanjutnya. 

"Dua-duanya kami selamatkan," kata Soimah.

Virtual Gift

Sementara itu, pada kemarin malam, diumumkan pula peraih Virtual Gift terbanyak dari Top 4. Berikut hasilnya:

1. Tasya Tangerang Selatan: 40.150.750

2. Valen Pamekasan: 30.098.250

3. Arbil Asahan 25.530.650

4. April Cirebon 18.782.300

🎯 Kejutan di D’Academy 7: Tidak Ada Eliminasi Malam Ini

Pada malam result Top 4 D’Academy 7 (Selasa, 9 Desember 2025), keputusan dramatis diambil: semua peserta — Tasya, Arbil, April, dan Valen — dinyatakan lolos, dan tidak ada yang tersenggol.

Fakta ini mengejutkan banyak penonton, karena di kompetisi seperti D’Academy biasanya akan selalu ada eliminasi setiap babak result.

 📝 “Aturan Khusus” ala Soimah: Membuat Malam Itu Tegang

Soimah kemudian buka suara tentang keputusan tersebut — menyebut bahwa ada “aturan khusus” di malam itu yang membuat juri memutuskan untuk menyelamatkan semuanya.

Sebelumnya, di malam result, mekanisme biasa adalah: peserta dengan virtual-gift tertinggi otomatis aman, lalu sisanya dinilai juri dan satu peserta dengan skor paling rendah akan tersenggol.

Tapi malam itu — karena perolehan gift dan penampilan para akademia dianggap cukup kompetitif/“imbang” — dewan juri memutuskan tidak menyebut siapa pun keluar. Jadi “aturan khusus” itu semacam pengecualian pada malam tersebut.

Soimah sendiri menyadari keputusan ini berbeda dari biasanya — sehingga membuat suasana jadi tegang baik di studio maupun di antara peserta dan penonton, karena semua menunggu nama yang akan tereliminasi.

 🎤 Latar & Peran Soimah Sebagai Juri

Soimah dikenal sebagai juri yang ketat, serta sering memberi wejangan, kritik maupun pujian membangun kepada peserta.

 Banyak peserta yang mendapat nasihat dari Soimah soal attitude, karakter suara, hingga profesionalisme — bukan sekadar bakat vokal.

Kadang keputusan dan masukan dari Soimah jadi sorotan publik, terutama jika penilaian dianggap subjektif — namun keputusan malam itu menunjukkan bahwa juri bisa fleksibel tergantung kondisi.


📌 Implikasi: Kenapa Aksi Tanpa Eliminasi Itu Penting

Keputusan “tidak ada tersenggol” malam itu bisa dianggap sebagai pengakuan bahwa semua peserta layak melaju — dan bahwa kompetisi sangat ketat, sehingga membedakan kualitas mereka sulit.

Ini memberi kesempatan bagi peserta untuk memperbaiki diri — sekaligus menjaga semangat mereka dan penonton, karena tidak ada yang pulang seketika.


Dari sisi spektakuler, keputusan ini juga meningkatkan ketegangan dan drama di panggung — penonton dibuat menunggu dengan harap, dan hasil akhirnya mengejutkan.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar