BERITA,NESIA
🎓 Nyanyi Laskar Pelangi di Acara Wisuda UMB, Nidji: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal Buat Mengejar Mimpi
Grup band Nidji sukses menciptakan suasana haru dan penuh semangat saat tampil membawakan lagu legendaris mereka, Laskar Pelangi, dalam acara wisuda Universitas Mercu Buana (UMB) yang digelar di Jakarta. Kehadiran Nidji menjadi salah satu momen paling berkesan bagi para wisudawan yang tengah merayakan kelulusan mereka.
Lagu Laskar Pelangi yang dikenal sarat makna perjuangan dan mimpi besar, dinilai sangat relevan dengan fase kehidupan para lulusan. Ribuan wisudawan dan keluarga terlihat ikut bernyanyi bersama, menciptakan atmosfer emosional yang kuat di dalam venue.
🎤 Pesan Inspiratif dari Nidji untuk Wisudawan
Di sela penampilannya, vokalis Nidji menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan UMB. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan baru untuk mengejar mimpi yang lebih besar.
“Wisuda ini bukan akhir, tapi justru awal buat kalian semua mengejar mimpi. Jangan takut gagal, karena mimpi itu harus diperjuangkan,” ujar vokalis Nidji di hadapan para wisudawan.
Pesan tersebut disambut tepuk tangan meriah. Banyak wisudawan mengaku terharu karena lagu dan pesan Nidji seolah mewakili perasaan mereka yang sedang bersiap memasuki dunia kerja dan kehidupan nyata.
🌈 Laskar Pelangi, Lagu yang Tak Pernah Kehilangan Makna
Sejak dirilis, Laskar Pelangi telah menjadi anthem semangat dan optimisme bagi banyak generasi. Lagu ini kerap diputar di momen penting seperti kelulusan, perpisahan sekolah, hingga acara motivasi, karena liriknya menggambarkan harapan, keteguhan hati, dan keberanian bermimpi.
Bagi Nidji, membawakan lagu ini di acara wisuda memiliki makna tersendiri. Mereka berharap lagu tersebut dapat menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita, selama ada tekad dan kerja keras.
🎓 Apresiasi dari Pihak Universitas
Pihak Universitas Mercu Buana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Nidji dalam acara wisuda. Menurut mereka, penampilan tersebut memberikan energi positif dan motivasi tambahan bagi para lulusan sebelum melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Acara wisuda UMB sendiri berlangsung khidmat dan meriah, dengan ribuan mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan.
📌 Inti Momen
Nidji tampil di acara wisuda Universitas Mercu Buana (UMB)
Membawakan lagu ikonik Laskar Pelangi yang penuh pesan perjuangan
Memberikan motivasi kepada wisudawan bahwa kelulusan adalah awal perjalanan baru
Suasana haru dan semangat menyelimuti acara wisuda
✨ Kesimpulan:
Penampilan Nidji di wisuda UMB bukan sekadar hiburan, melainkan juga suntikan semangat bagi para lulusan. Lewat Laskar Pelangi, Nidji menegaskan bahwa kelulusan adalah gerbang awal untuk berani bermimpi, melangkah, dan menghadapi tantangan hidup dengan optimisme.
Lagu “Laskar Pelangi” yang ikonis dari Nidji mengiringi perayaan wisuda Universitas Mercu Buana tahun akademik 2025-2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.
Jakarta - Lagu “Laskar Pelangi” yang ikonis dari Nidji mengiringi perayaan wisuda Diploma LIX, Sarjana LXIII, Magister L, Profesi I dan Doktor, Universitas Mercu Buana (UMB) tahun akademik 2025-2026 di Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang, Banten, baru-baru ini.
Acara yang digelar pada Selasa (23/12/2025) itu, menampilkan lagu “Laskar Pelangi” sebagai simbol harapan dan semangat para wisudawan dalam menapaki fase baru dalam hidup. Ketika intro “Laskar Pelangi” dimainkan, ribuan wisudawan yang hadir tampak kompak berdiri.
Setelahnya, mereka bergerak mendekati panggung. Para wisudawan lalu menyanyikan lagu “Laskar Pelangi” bersama-sama, menciptakan suasana emosional sekaligus merefleksikan perjalanan akademik juga optimisme menatap harapan gemilang di masa depan.
Tak hanya nyanyi, Nidji yang kini diperkuat Muhammad Yusuf Nur Ubay (vokal), Andi Ariel Harsya dan Ramadhista Akbar (gitar), Randy Danistha (kibor, synthesizer), Andro Regantoro (bas), serta Adri Prakarsa (drum) menyampaikan pesan penting untuk para wisudawan. Wisuda bukan tujuan akhir.
Menurut mereka, perjalanan yang sesungguhnya baru saja dimulai. “Selamat buat kalian yang diwisuda hari ini. Wisuda ini bukan akhir, tapi awal buat mengejar mimpi lebih jauh lagi,” kata Ubay lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Rabu (23/12/2025).
Pendidikan Yang Berdampak
Tak henti sampai di situ, Nidji sekali lagi menyelamati dan mengingatkan anak muda Indonesia jangan berhenti berkarya. “Terus berkarya, jangan takut gagal, dan nikmati setiap prosesnya. Congrats Universitas Mercu Buana!” Ubay dan kawan-kawan menyambung.
Wisuda digelar dalam tiga sesi, yakni pagi, siang, dan malam. Nidji hadir membawakan sejumlah hit antara lain “Arti Sahabat,” “Biarlah,” dan “Hapus Aku.” Wisuda ini bertema “Pendidikan Berdampak untuk Masa Depan Berintegritas, Inovatif, dan Harmoni.”
Dunia Kerja Hari Ini
Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng., menekankan makna wisuda adalah awal pembelajaran berkelanjutan. Lulusan kampus dituntut unggul secara teknis, berintegritas, cekatan dalam beradaptasi, serta siap berkolaborasi.
“Dunia kerja hari ini mencari individu yang mampu belajar ulang dan beradaptasi cepat,” Andi Adriansyah mengingatkan. Ia menekankan filosofi pendidikan UMB berakar pada pemikiran pendiri kampus, almarhum H. Probosutedjo, serta gagasan Ki Hajar Dewantara.
Jaga Integritas
Bahwa pendidikan memerdekakan manusia. Nilai integritas, inovasi, dan harmoni, menjadi DNA institusi dalam membentuk lulusan yang berkarakter sekaligus berdaya saing. Andi Adriansyah berpesan agar para wisudawan jadi agen perubahan di lingkungan profesi masing-masing, kelak.
“Jaga integritas di tengah tekanan zaman, teruslah berinovasi meski dalam keterbatasan, dan bangun harmoni sosial di dunia yang semakin terpolarisasi,” ujarnya. Di tengah pesan itu, “Laskar Pelangi” kembali bergema sebagai pengingat perjalanan para lulusan baru dimulai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar