Rabu, 14 Mei 2025

Tantri Kotak Sebut Langkah Hukum ke MK Bukan Konflik Pribadi: Makin Berumur, Saya Ingin Tenang

 


  BERITA,NESIA-Tantri Kotak jelaskan alasannya bersama sejumlah penyanyi dan musisi ajukan uji materi Undang-undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi atau MK.

Tantri Syalindri atau yang dikenal sebagai Tantri Kotak menjelaskan alasannya bersama sejumlah penyanyi dan musisi mengajukan uji materi Undang-undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi atau MK.



Menurutnya, ini bukan konflik pribadi. Ini disampaikan Tantri Kotak dalam pernyataan sikap di akun Instagram terverifikasi, Selasa (13/5/2025). Ada sejumlah poin penting yang ditulis. Salah satunya alasan melenggang ke MK.

“Langkah kami ke Mahkamah Konstritusi bukanlah tentang konflik pribadi. Percayalah semakin berumur saya hanya ingin hidup semakin tenang dan damai,” ungkap pelantun “Pelan-Pelan Saja.”

Jadi langkah kami ke MK tentang menciptakan ruang hukum yang lebih adil agar penyanyi, pemusik panggung, dan pelaku pertunjukan lainnya bisa berkarya dengan rasa aman sebagai penghibur sejati,” imbuh Tantri Kotak.

Mempertahankan Pekerjaan

Pernyataan ini sekaligus meluruskan pemberitaan media daring dengan tajuk “Tantri Curhat Dilarang Nyanyikan Lagu Kotak Ciptaan Posan di Sidang MK.” Jika menuruti ego pribadi, ingin rasanya Tantri Syalindri meninggalkan Kotak.


“Huft (napas panjang) pasti kalian bisa merasakan juga bagaimana mempertahankan sebuah pekerjaan, keluarga, ngeband, itu gempurannya luar biasa melelahkan. Kalau ego saya yang bicara, band ini sudah saya tinggalkan dari dulu,” cuitnya.

Menggantungkan Hidup


“Tapi alhamdulillah, sampai detik ini saya, Cella, dan Chua serta tim produksi termasuk OB dan driver yang menggantungkan hidupnya dari Kotak, masih berdiri,” beri tahu Tantri Kotak.


Ia menyebut, Kotak bukan hanya berisi Tantri Syalindri, Swasti Sabdastantri atau Chua dan Mario Marcella. Ada puluhan kru yang mencari nafkah bersama Kotak. Mereka juga patut diperhatikan.

Doa Restu Keluarga Kru

Banyak kru Kotak yang telah berkeluarga. Doa pasangan dan anak-anak menyertai langkah Kotak dari panggung ke panggung. Kota ke kota. Inilah yang dipahami Tantri Syalindri selama belasan tahun menjadi vokalis Kotak.


“Saya percaya ada doa serta restu baik dari keluarga mereka di rumah yang tenagai untuk band ini tetap berjalan apapun kondisinya,” ujarnya. “Saya jadi mulai paham sebuah pengertian mempertahankan ternyata jauh lebih sulit,” tulis Tantri Kotak.
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar